Latihansoaldanjawaban.blogspot.com: Jawaban Soal IPS Masa Kerajaan Hindu Budha di Indonesia

Monday, May 9, 2016

Jawaban Soal IPS Masa Kerajaan Hindu Budha di Indonesia

1. Dewa Wisnu merupakan salah satu dari Trimurti sebagai dewa....
a. pencipta 

b. pelindung 
c. pembinasa
d. utama

a. Reg-Weda 
b. Sama-Weda 
c. Yazir-Weda
d. Atharwa-Weda

3. Kitab suci agama Buddha yang berisi aturan-aturan hidup adalah kitab....
a. Vinaya Pitaka 
b. Sutta Pitaka
c. Abhidharma Pitaka
d. Wedapitaka

a. Paria 
b. Waprakeswara 
c. Kasta
d. Wanaprastha

a. Taman Lumbini 
b. Bodh Gaya 
c. Benares
d. Kusinegara

6. Teori yang menyebutkan bahwa para pedagang dari India merupakan penyebar pengaruh Hindu adalah....
a. Teori Brahmana 
b. Teori Kesatria 
c. Teori Waisya
d. Teori Sudra

7. Raja Kutai yang dianggap sebagai pendiri wangsa adalah....
a. Kudungga 
b. Mulawarman 
c. Purnawarman
d. Aswawarman

8. Salah satu prasasti Kerajaan Tarumanegara yang berisikan pahatan sepasang telapak
kaki yang disimbolkan oleh telapak kaki Raja Purnawarman adalah....
a. Prasasti Ciaruteun 
b. Prasasti Kebon Kopi 
c. Prasasti Jambu
d. Prasasti Tugu

9. Dalam membina hubungan dengan luar negeri, Majapahit mengenal moto Mitreka Satata, artinya....
a. hidup berdamai 
b. negara sahabat 
c. negara tetangga
d. bebas dan aktif

10. Bhinneka Tunggal Ika merupakan salah satu kata yang termuat dalam kitab....
a. Sutasoma 
b. Negarakertagama 
c. Lubdaka
d. Smaradhahana

II. Jawablah dengan singkat dan jelas!
1. Sebutkan teori masuknya Hindu-Buddha di Indonesia!

2. Jelaskan isi Prasasti Tugu yang merupakan peninggalan Kerajaan Tarumanegara!

3. Mengapa Sriwijaya disebut Kerajaan Maritim di Indonesia? Tunjukkan hal-hal yang mendorong Sriwijaya sebagai Kerajaan Maritim!

4. Jelaskan sebab-sebab kemunduran Kerajaan Majapahit!

5. Sebutkan beberapa peninggalan bercorak Hindu-Buddha di Indonesia!


Kunci Jawaban Soal IPS BAB Masa Kerajaan Hindu Budha di Indonesia  (Gambar Candi Borobudur)
Kunci Jawaban Soal IPS BAB Masa Kerajaan Hindu Budha di Indonesia (Gambar Candi Borobudur)

Kunci Jawaban Soal IPS BAB Masa Kerajaan Hindu Budha di Indonesia 

Kunci Jawaban Pilihan Ganda Soal IPS
1. b
2. c
3. a
4. c
5. b
6. c
7. d
8. a
9. b
10. a

Kunci Jawaban Soal Uraian IPS
1.
Terdapat beberapa pendapat atau teori tentang pembawa agama Hindu Buddha ke Indonesia. Teori-teori itu adalah sebagai berikut.
a. Teori Brahmana
Teori Brahmana menyatakan bahwa pengaruh Hindu ke Indonesia dibawa oleh kaum Brahmana. Teori ini didukung oleh J.C. Van Leur dan F.D.K. Bosch. Alasannya adalah para brahmanalah
kasta yang paling memahami ajaran Hindu.
b. Teori Kesatria
Teori Kesatria menyatakan bahwa pengaruh Hindu ke Indonesia dibawa oleh kaum kesatria. Di Indonesia, mereka mendirikan kerajaan-kerajaan dan menyebarkan agama Hindu. Teori kesatria
didukung oleh J.I. Moens.
c. Teori Waisya
Teori Waisya menyatakan bahwa pengaruh Hindu ke Indonesia dibawa oleh kaum Waisya. Para penyebar pengaruh Hindu itu terdiri dari para pedagang dari India.


2.
Prasasti Tugu
Prasasti Tugu ditemukan di Desa Tugu, Cilincing, Jakarta Utara. Isinya, antara lain menerangkan tentang penggalian saluran Gomati dan Sungai Candrabhaga. Panjang saluran adalah 12 km dan
dikerjakan dalam waktu 12 hari. Setelah pembuatan saluran selesai, diadakan selamatan dengan menyerahkan 1.000 ekor sapi kepada para brahmana.

Prasasti ini sangat penting artinya karena menunjukkan keseriusan Kerajaan Tarumanegara dalam mengembangkan pertanian. Penggalian Sungai Gomati menggambarkan bahwa teknologi pertanian dikembangkan sangat maju. Kerajaan Tarumanegara telah mengenal sistem irigasi. Selain itu, juga menunjukkan bahwa keberadaan sungai dapat digunakan untuk transportasi air dan perikanan.


3. 
Prasasti Kedukan Bukit dan Talang Tuo pada abad ke-7 menyebutkan Dapunta Hyang melakukan usaha perluasan daerah. Beberapa daerah, seperti Tulang-Bawang (Lampung), Kedah (Semenanjung Melayu), Pulau Bangka, Daerah Jambi, hingga Tanah Genting Kra berhasil ditaklukkan. Dengan demikian, Sriwijaya mempunyai kekuasaan sampai di negeri Malaysia pada saat ini. Sayangnya, usaha Sriwijaya menaklukkan Jawa tidak berhasil. Balaputradewa adalah putra dari Raja Samaratungga dengan Dewi Tara. Ia memerintah sekitar abad ke-9 M. Wilayah kekuasaan Sriwijaya pada masa pemerintahannya sangat luas. Daerah kekuasaannya meliputi Sumatra dan pulau-pulau sekitar Jawa Barat, sebagian Jawa Tengah, sebagian Kalimantan, Semenanjung Melayu, dan hampir seluruh perairan nusantara. Itulah sebabnya, Sriwijaya kemudian dikenal sebagai negara nasional yang pertama.

Sriwijaya adalah negara maritim sehingga daerah kekuasaannya sebagian besar adalah wilayah pantai. Sebagai Kerajaan Maritim, Sriwijaya membentuk armada angkatan laut yang kuat.

4. 
Kemunduran Majapahit
Pada 1364 M, Majapahit kehilangan tokoh dan pemimpin yang tidak ada bandingannya. Gajah Mada meninggal dunia. Hayam Wuruk kesulitan mencari pengganti Gajah Mada. Tidak ada seorang pun yang sanggup menggantikan peran dan kedudukan Gajah Mada. Majapahit semakin mundur ketika Hayam Wuruk wafat pada tahun 1389 M. Kepergian Gajah Mada dan Hayam Wuruk berpengaruh sangat besar terhadap menurunnya pamor Majapahit. Pengganti Hayam Wuruk seperti Wikramawardhana dan Suhita tidak dapat mengatasi pemberontakan yang dihadapi oleh Bhre Wirabumi dari Blambangan. Akhirnya, timbul perang berlarut-larut antara Wikramawardana dengan Bhre Wirabumi yang mengakibatkan pecahnya Perang Paregreg.

Perang saudara yang berkepanjangan membuat Majapahit semakin lemah. Puncaknya adalah serangan tentara Islam Demak pada masa pemerintahan Girindrawardana. Sejak saat itu, Majapahit menjadi salah satu daerah bawahan Kerajaan Demak.

5. 
Masa Kerajaan Hindu Buddha meninggalkan berbagai peninggalan budaya antara lain:
 a. Candi
Candi yang bercorak Hindu, antara lain berikut ini.
* Candi-Candi di Dataran Tinggi Dieng
* Candi Prambanan merupakan candi Hindu terbesar di Asia Tenggara

Candi Buddha
Candi-candi Buddha lebih banyak dibangun sejak zaman Dinasti Syailendra.
* Candi Kalasan (778 M)
* Candi Mendut merupakan candi Buddha yang didirikan oleh Raja Indra (824 M).
* Candi Borobudur merupakan candi terbesar di Indonesia. Candi itu dibangun pada zaman Raja Samaratungga (824 M).
* Candi Ratu Boko
* Candi Sewu

b. Seni Ukir
Seni ukir yang paling berkembang pada masa Hindu Buddha adalah relief yang dipahatkan pada dinding-dinding candi. Hiasan yang dipahatkan umumnya adalah sulur-sulur tanaman, sejarah kehidupan atau cerita. Relief pada Candi Borobudur menceritakan sejarah Buddha, sedangkan pada Candi Prambanan adalah cerita Ramayana.

c. Arca
Arca merupakan hasil pahatan pada kayu, batu, atau bahan lain yang membentuk tiruan manusia, hewan ataupun bentuk lainnya. Pada para penganut Hindu, raja yang sudah meninggal kemudian dibuatkan arca. Di samping untuk menghormati raja, arca juga sering digunakan untuk menggambarkan para dewa dalam agama Hindu. 
Sementara dalam penganut Buddha, arca sering digunakan untuk menggambarkan sang Buddha Gautama.

d. Prasasti
Contoh prasasti yang ditemukan di Indonesia antara lain sebagai berikut.
a. Prasasti Yupa (Kutai). Isinya memuat berita tentang pelaksanaan upacara kurban karena keberhasilan raja dan pemerintahannya. Yupa adalah tugu peringatan.
b. Prasasti Ciaruteun (Tarumanegara). Isinya memuat keperkasaan dan kebijaksanaan pemerintahan seorang raja.
c. Prasasti Canggal (Mataram Lama). Isinya memuat pendirian Kerajaan Mataram Lama oleh Raja Sanjaya.
d. Prasasti Ratu Boko (Syailendra). Isinya memuat pelarian Raja Balaputra Dewa ke Sriwijaya setelah kalah perang menghadapi kakaknya Pramodhawardani.
e. Prasasti Kedukan Bukit. Isinya antara lain menerangkan bahwa
Dapunta Hyang mengadakan perjalanan suci (siddhayatra) dengan menggunakan perahu. Ia berangkat dari Minangatamwan dengan membawa tentara 20.000 personel.

e. Karya sastra
Pada zaman Hindu Buddha, karya sastra mengalami perkembangan. Karya sastra tersebut sangat berguna untuk memberikan gambaran tentang kehidupan pada zaman Hindu dan Buddha. Karya sastra yang terkenal, antara lain sebagai berikut.
a. Kitab Negarakertagama
Negarakertagama merupakan karya sastra paling terkenal pada zaman Majapahit. Kitab ini ditulis oleh Empu Prapanca pada tahun 1365 M. Di samping menunjukkan kemajuan Majapahit di bidang
sastra, Negarakertagama juga menjadi sumber sejarah Majapahit.
b. Kitab Sutasoma
Sutasoma juga merupakan karya sastra yang terkenal dari Kerajaan Majapahit. Kitab ini disusun oleh Empu Tantular. Kitab Sutasoma memuat kata-kata yang sekarang menjadi semboyan negara Indonesia, yaitu Bhinneka Tunggal Ika.
c. Kitab Baratayuda
Kitab Baratayuda digubah Mpu Sedah dan Mpu Panuluh pada zaman Jayabaya untuk memberikan gambaran terjadinya perang saudara antara Panjalu melawan Jenggala. Perang saudara itu digambarkan sebagai perang antara Kurawa dengan Pandawa yang masing-masing merupakan keturunan Barata.
d. Kitab Kresnayana
Kitab Kresnayana ditulis oleh Empu Triguna pada zaman Raja Jayaswara. Isinya mengenai perkawinan antara Kresna dengan Dewi Rukmini.
e. Kitab Smaradahana
Kitab Smaradahana ditulis oleh Empu Darmaja. Isinya menceritakan sepasang suami istri, Smara dan Rati yang menggoda Dewa Syiwa yang sedang bertapa. Smara dan Rati kena kutuk dan mati terbakar oleh api (dahana) karena kesaktian Dewa Syiwa. Akan tetapi, kedua suami istri itu dihidupkan lagi dan menjelma sebagai Kameswara dan permaisurinya.
f. Kitab Lubdaka
Kitab Lubdaka ditulis oleh Empu Tanakung. Isinya tentang seorang pemburu bernama Lubdaka. Ia sudah banyak membunuh. Pada suatu ketika, ia mengadakan pemujaan istimewa terhadap Syiwa sehingga roh yang semestinya masuk neraka akhirnya masuk surga.

No comments:

Post a Comment